Pokemon Go ~ Sensasi Jadi “Penjinak” Pokemon di Dunia Nyata

Image dari Youtube.com

Saat ini dunia game sedang dihebohkan dengan sebuah permainan menanngkap pokemon di dunia nyata. Game yang dikembangkan oleh Pokemon Company bekerja sama dengan Nintendo dan Niantic ini memang menarik, sebab orang yang memainkannya diharuskan keluar rumah, bepergian ke lokasi tertentu dan juga menangkap monster yang bernama pokemon.
Nama perusahaan spin off Google Niantic ini sendiri memang  sudah banyak terdengar di kalangan gamer smartphone karena juga pernha mempopulerkan game populer Ingress, yang berbasis augmented-reality. Game ini memang terlihat sangat nyata karena dibuat dengan basis augmented-reality. Game ini sendiri dinamakan Pokemon Go. Lalu seperti apakah game Pokemon Go ini? Berikut ulasannya.

Game Berbasis Augmented-reality

Game Pokemon Go ini sendiri memang seperti nyata karena berbasis Augmented-reality. Jadi pemain yang memainkannya akan bermain pada lokasi tertentu di dunia nyata. Hal ini dikarenakan objek dan event-nya memang berada dilokasi tersendiri di luar rumah. Di lokasi spesifik di laur rumah itu pemain bisa melihat dunia Pokemon dari perangkat kamera melalui layar smartphone sebagai viewfinder.
Pada akhirnya nanti para pemain akan bisa melihat berbagai animasi dan objek 3D berupa monster Pokemon lewat layar tersebut. Pada permainan ini sendiri Anda akan berperan sebagai Trainer yang bertugas untuk menangkap sebanyak mungkin monster Pokemon.
Artikel lain: Inilah 5 Fakta Menarik dari Game Mobile Populer ” Duel Otak ” 
Game Pokemon Go sendiri sejatinya adalah game berbasis Android dan iOS yang gratis, tapi didalam game sendiri ada pihak pengembang menghadirkan beberapa item yang harus dibeli dengan uang nyata (in app purchase). Pembelian beberapa item di dalam game ini sendiri memiliki tujuan salah satunya adalah untuk mempercepat pengembangan Pokemon yang dimiliki pemain.

Melatih dan Bertukar Pokemon

Monster pokemon yang bisa didapatkan dalam permainan Pokemon Go ini sendiri sangat beragam. Dari pokemon berjenis darat hingga air bisa diperoleh oleh pemain. Namun untuk mendapatkan pokemon jenis air misalnya, maka Anda akan diharuskan pergi ke daerah sungai. Nah dari sini maka permainan Pokemon Go ini pastinya akan membuat para pemainnya diajak menjelajah banyak tempat dan daerah. Setelah monster pokemon ditangkap maka Anda atau pemain diharuskan untuk melatih Pokemon tersebut.

Seperti pada film Pokemon yang ada, pelatihan ini dilakukan agar Pokemon makin patuh dengan Anda dan juga meningkatkan level dan kekuatannya. Tak hanya itu dari beberapa Pokemon yang telah didapat, maka antar para pemainnya bisa saling bertukar Pokemon atau juga berkompetisi dengan menjadikan Pokemon saling bertarung.

Sudah ada di Indonesia?

Game menarik yang satu ini tentunya akan membuat kita ingin mencobanya. Tapi sayang beribu sayang, game yang dirilis bulan Juli tahun 2016 saat ini belum tersedia di Google Play Store dan Apple App Store di Indonesia. Kmeski demikian kabar kehebohan game ini sendiri bukanlah kabar bohongan (hoax) semata, sebab orang-orang di Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, dan Jepang juga sudah mencoba dan membuktikannya.
Setelah rilis di negara-negara tersebut, Pokemon Company dan pengembang game Niantic Labs merencanakan akan meluncurkannya ke Kanada, Eropa, dan Amerika Selatan. Untuk negara Indonesia sendiri belum terdengar kabar perilisan dan peluncurannya.
Baca juga: 4 Aplikasi Mobile Ini Diyakini Akan Melesat di Tahun 2016

Ayo Coba dengan Mendownload APK Pokemon Go, Bisakah?

Meski belum resmi meluncur, namun game ini bisa dimainkan masyarakat Indonesia dengan mengunduh file APK dan memasangnya di ponsel Android. Dengan cara ini maka sebenarnya kita bisa memainkan Pokemon Go walau dengan sejumlah keterbatasan seperti tidak tersedianya fitur akun global dan bermain Trading Card secara online yaitu Pokemon Trainer Club. Namun alternatif cara ini sendiri banyak yang menganggap sebagai tindakan yang ilegal.
Hal ini dikarenakan ada kejadian negara Filipina yang terkena banned dari Nintendo karena banyaknya pemain yang menjalankan game ini dengan cara mengunduh file APK tersebut. Dari sini kemudian muncul imbauan bahwa para pemain dilarang melakukan cara alternatif tersebut, agar Indonesia tidak di banned seperti Filipina. Meski berhembus kabar hoax dari banned ini, tapi memang seharusnya Indonesia diharapkan untuk tetap waspada.

Baca juga artikel ini:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *